Wednesday, November 26, 2008

Haru Biru







Itu mufti-mufti mau kasi marah sama saya ke; kasi halau ke; kasi haram ke, itu raja mesti dulu punya tanya. Tadak tanya kalu, banyak susah punya hal. Sikarang tengok apa sudah jadi? Situ haram, sana haram, sini halal, situ halal.

Satham podathe!

Tepuk dada tanya selera.


Sumber Gambar:
Wikipedia. Patung yogi di Birla Mandir, Delhi.




Saturday, November 01, 2008

ALLAH DAN DAKU






Tika ku pohon kepada Illahi kekuatan;
Allah memberiku kesulitan,
padat dengan dugaan;
agar aku membina kekentalan dan kewibawaan.

Tika ku pohon kepada Illahi kebijaksanaan;
Allah memberiku masalah,
supaya ku lebih berusaha dengan segala keupayaan
sehingga menemui penyelesaian.

Tika ku pohon kepada Illahi keberanian;
Allah memberiku ujian, dugaan dan cubaan,
supaya dapat ku lintasi rintangan,
tanpa semangat dipatahkan dengan kekecewaan.

Tika ku pohon kepada Illahi sebuah cinta;
Allah menemukanku kepada manusia,
bermasalah dan menderita,
untuk ku taburkan kegembiraan,
dan hilangkan nestapa.

Tika ku pohon kepada Illahi bantuan;
Allah mencelikkan ku keadaan kesusahan,
betapa ramai yang lebih mengharapkan.
Memberiku kesempatan,
untuk membina bakti dan menghulur kebajikan.

Allah,
tidak pernah memberi apa yang ku pinta.
Tapi sentiasa memberi,
apa yang amat ku perlukan.

Hidup ini penuh jawaban
Kepada permintaan dan harapan.
Hanya memerlukan keupayaan,
untuk menilai kenikmatan terpendam.


Nota:
puisi ini ilhamnya dari OY di KK, yang menerimanya pula dari HR yang masih dalam uzlah di kepulauan.