Powered By Blogger
Showing posts with label Sayyidul-ayyam. Show all posts
Showing posts with label Sayyidul-ayyam. Show all posts

Friday, January 26, 2007

Harapan

"Siddiqil-'aziz"

begitulah mukadimmah sms dari Ustaz Ghazali (al-Jelebui) kepadaku awal pagi tadi; hari Juma'at sayyidul-ayyam.

"Di kala dini hari dibasahi embun jantan
aku terasa haus dalam kedinginan.
Dan berkali-kali
aku tersentak dalam kesunyian malam yang begitu nyaman,
seolah-olah malam tak mengizinkanku terus dalam kelenaan.

Puas aku ke kiri
ke kanan,
tetapi tak lagi menemui keselesaan pada tilam;
keempokannya tiba-tiba menghilang.

Pada sejadah usang
aku menghamparkan diri kepada-NYA.
Untuk berintih dan bermunajat dalam kesunyian malam
tanpa gangguan deringan talipon tangan.
Tah kenapa, lewat-lewat ini sering air mata berderai
tatkala kesunyian
dan nisan-nisan pula sering terbayang.

Oh TUHAN
ini aku
hamba-MU menadah tangan....
inilah rintihan....
zalimku pada diri dan Tuhan
tapi IA masih izinkan daku untuk bernafas
dan menumpang
di bumi-NYA tanpa halangan.

Beban yang ku bawa,
aduh!
Begitu besar, berat dan hinanya
adakah bisa dibuang?

Oh Tuhan, layakkah aku mendapat kasih-MU?
Berhakkah daku memijak syurga-MU?

Tiba-tiba mendapat lintasan
peringatan-MU pada insan
supaya meminta dengan penuh harapan.
Kasih-MU meliputi langit dan bumi.
Pengampunan-MU lebih besar dari keseluruh dosa-dosa kami
dan seluruh alam.

Ya Allah,
Ampunilah dan sinarkanlah cahaya NUR kedalam hati-hati kami
dan keluarga-keluarga kami
dan pada seluruh sahabat taulan.

Perjalananku telah jauh, namun
duri ranjau
gelora samudera
dan segala apa rintangan kepada-MU
pasti ada noktahnya.

Aku ingin menghampiri-MU ya TUHAN,
kerana rasaku aku sudah lama bermalam
dan sebentar lagi akan pulang.

Wahai teman,
maafkan aku atas apa-apa kesalahan dan kekasaran."



Nota:

Siddiqil-'aziz = temanku yang ku hurmati atau ku muliai. Panggilan penghurmatan kepada kawan;

Sayyidul-ayyam = penghulu segala hari, yakni hari Juma'at.